Soal: Apa pendapat Anda mengenai donor organ tubuh setelah seseorang meninggal dunia?
Jadilah engkau orang berilmu, atau orang yang menuntut ilmu, atau orang yang mau mendengarkan ilmu, atau orang yang menyukai ilmu, dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka. (HR Al-Baihaqi)
Soal: Apa pendapat Anda mengenai donor organ tubuh setelah seseorang meninggal dunia?
Pertanyaan
Kedudukan kenabian (an-Nubuwah) merupakan salah satu Ushuluddin (dasar agama) yang menjadi landasan bagi umat Islam untuk mengamalkan agama dan meyakininya sepenuh jiwa. Hal ini karena tanpa kenabian maka tidak mengenal syariat agama yang suci.
Begitu pula agar manusia tidak memiliki alasan bahwa Allah Swt membiarkan manusia untuk sesat tanpa memberikan pertolongan untuk mengenal diri-Nya dan hukum-hukum-Nya. Dengan demikian pengurusan Nabi menjadi keniscayaan bagi Allah Swt. Dan tentu yang diutus Allah menjadi Nabi bukanlah orang sembarangan, tetapi orang yang terbaik dari segala sisinya. Karena itu seorang Nabi haruslah menjaga kesucian diri (maksum), memiliki ilmu yang sempurna, dan juga keturunan orang baik.
المصاب بهذا المرض ومن عنده بعض العلامات المحتملة للإصابة به هل يجوز له أن يختلط بالآخرين ممن لا يعلمون بحاله،واذا قام بذلك وانتقلت العدوى اليهم فما هو مسؤوليته تجاههم
الجواب
لا يجوز له أن يختلط بالآخرين بحيث يحتمل انتقال العدوى اليهم، ولو فعل وتسـبب فـي اصابة غيـره ممن لا يعـلم بحاله كان ضامناً لما يلـحق به من الضـرر، ولو مات جراء الاصابة لزمته ديته.
Pada zaman Abdullāh bin Zubair, Abdullāh anak ‘Umar memberikan fatwa tentang hajji tamattu’ berdasarkan ayat Al-Quran dan sunnah Rasulullah saw. Orang-orang berkata kepada Ibnu ‘Umar: “Mengapa engkau menentang bapakmu, padahal ia telah melarang haji tamattu’.” Ibnu ‘Umar berkata:
أفرسول الله ص أحق أن تتبعوا سنته أو عمر؟
Manakah yang lebih berhak diikuti: Sunnah Rasulullah saw atau sunnah ‘Umar?[1]