16/09/22

Aku Mengenalimu di Karbala

Beberapa waktu setelah tragedi Karbala, Yazid bin Muawiyah memerintahkan eksekusi terhadap beberapa orang jenderal sebab suatu masalah. Salah satunya adalah lelaki yang juga terlibat dalam pembantaian di Karbala.

Karena merasa terancam, lelaki itu melarikan diri ke Madinah. Di sana, ia menyembunyikan identitasnya dan tinggal di kediaman Imam Ali Zainal Abidin bin Husain, cicit Rasulullah yang selamat dari pembantaian Karbala. Di rumah sosok yang dikenal sebagai ‘as-Sajjad’ (orang yang banyak bersujud) ini, lelaki itu betul-betul dijamu dengan baik.

15/09/22

Hukum Menerima Sumbangan dari Non Muslim

Tanya: bolehkah kita meminta atau menerima sumbangan dari No-Muslim untuk kegiatan Islam, seperti pembangunan masjid?

12/09/22

Ini Dalil Membacakan Maqtal (Peristiwa Duka Cita)

Pertanyaan: Apakah menghidupkan atau membacakan maqtal para nabi as dan putra-putra para nabi as itu memiliki landasan dalam alquran?


Syaikh Basim al-Hilli menjawab dengan mengutip firman Allah SWT:

11/09/22

Niat Melakukan Dosa maka Terhalang Rezekinya

Diriwayatkan dari Imam Ja’far al-Shadiq as:

 إنّ المؤمن لينوي الذنب فيحرم رزقه

Sungguh seorang mukmin yang berniat melakukan dosa, maka terhalanglah rezekinya. (‘Iqab al-A’mal, juz 2, halaman 109, no. 165).

Sebab, menurut ‘Allamah Muhammad Shanqur ‘Ali Haidar, kepala Hauzah al-Huda di Bahrain, sekedar niat saja melakukan dosa itu termasuk su‘ul khuluq (akhlak buruk) dalam kebersamaan kita dengan Allah SWT. Karena niat buruk itu termasuk su‘ul khuluq, maka akan memberikan bekas-bekas negatif pada jiwa. Ia meninggalkan kegelapan pada jiwa. 

10/09/22

Pilih (versi) Sejarah yang Paling Mendekati Kebenaran

Sejarah tidak terlepas dari kekuasaan. Penguasa memerlukan sejarah sebagai legitimasi. Untuk itu dilakukan pembengkokan sejarah. (Asvi Warman Adam, kata pengantar dalam bukunya sendiri, Membongkar Manipulasi Sejarah 2009).

Sejarah meski telah berlalu, namun perannya sangat penting dalam menentukan langkah untuk perencanaan masa depan. Alquran sendiri pun tidak menafikan pentingnya sejarah untuk dipelajari, dibahas dan didiskusikan. Ada dimensi pencerdasan pada sejarah.