23/02/22

Ulil Abshar Abdalla Curhat tentang Islamofobia

Pada akun twitter @ulil (Kyai Ulil Abshar Abdalla) menuliskan curhatannya cukup panjang yang terbagi pada 14 twit. Pembahasannya menarik tentang Islamofobia. Bagaimana pandangan Kyai Ulil tentang Islamofobia? Silahkan baca copy paste berikut:

1/ Mau curhat sebentar soal islamofobia, manteman. Beberapa waktu terakhir ini, istilah Islamofobia (ketakutan pada Islam) dimaknai secara kurang tepat oleh sebagian kalangan. Tentu saja "tidak tepat" di sini menurut pendapat saya. Jika anda tidak setuju, monggo saja.

Pendapat Mujtahid tentang Rokok


Apa pendapat para mujtahid (ulama yang punya otoritas dalam memberikan keputusan terkait hukum Islam bagi umat/pengikutnya) tentang rokok? 
Berikut fatwa para mujtahid terkemuka saat ini.

22/02/22

Belajar Paradigma Fikih Inklusif kepada Kang Jalal [by Beta Firmansyah]

Sudah genap setahun Kang Jalal (Sapaan akrab Jalaluddin Rakhmat) meninggalkan kita. Tetapi cendikiawan karismatik itu akan selalu dikenang terutama oleh mereka yang merasa telah dibantu dalam membuka horizon pengetahuan keagamaan mereka. Yah, cendikiawan itu meninggalkan banyak khazanah yang sangat berharga bagi generasi selanjutnya. Salah satunya adalah paradigma fikih.

Permasalahan umat beragama -terkhusus Islam- menganggap bahwa orang dikategorikan beragama jika dia melakukan ritual ibadah semisal salat, puasa dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, ibadahnya pun dibatasi dengan cara mazhab tertentu, seperti Syafi’i misalnya. Sehingga orang yang tidak melakukan ritual ibadah dengan mazhab Syafi’i tidak bernilai ibadah. Lebih jauh lagi, dianggap tidak beragama. Sesempit ini agama yang dipahami oleh (mungkin) kebanyakan kaum Muslim.

21/02/22

Tafsir Wadhribuuhunna (QS Annisa 34)

Tafsir atas frasa "وَاضْرِبُوْهُنَّ"/ "wadhribuuhunna"/ "pukullah mereka [istri kalian]" dalam surah an-Nisa ayat 34 itu beragam, bukan memukul dalam arti melukai. Sekalipun harus mememukul, alasan immoral (dursila) harus menjadi penguat mengapa sampai harus melakukannya, dan itu pun harus tidak boleh meninggalkan bekas. 

20/02/22

Persalinan Agung, Imam Ali bin Abu Thalib as

Lelaki tua yang kini menjadi sesepuh Mekkah dan penanggung jawab Ka’bah itu tampak lesu dan parasnya melampirkan selembar duka. Ia sedang berdiri seraya mendongakkan wajah dan menengadahkan tangan, menumpahkan keluhnya kepada Tuhan sesembahan Ibrahim dan Ismail tentang derita yang merundung istrinya menjelang persalinan.

Ia agak tersentak saat suara wanita menghampiri kendang telinganya,“Ada apa dengan Anda?“ Oh, Fatimah sedang mengalami kesulitan untuk melahirkan bayinya,” sahutnya sedikit tersengal mengeluhkan istrinya.