Allah SWT berfirman: "Sebutlah nama Tuhanmu dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan" (QS 73:8). Ketekunan (al-tabatul) adalah keterputusan secara keseluruhan atau panggilan menuju Allah melalui keterpisahan dengan segala sesuatu. Tentang ini ada tiga manzilah.
Jadilah engkau orang berilmu, atau orang yang menuntut ilmu, atau orang yang mau mendengarkan ilmu, atau orang yang menyukai ilmu, dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka. (HR Al-Baihaqi)
02/07/22
01/07/22
Al-Azm
'Azm adalah sebuah dimensi yang lebih dalam daripada "keinginan" (irâdah). Di saat yang sama, ia adalah tahapan pertama untuk naik ke langit tawakal dan taslîm. 'Azm-lah yang merangkum al-Qur`an dalam kata-katanya yang ajaib sebagaimana yang termaktub dalam ayat: "Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad ('azamta), maka bertawakkallah kepada Allah" (QS. Ali Imran [3]: 159).
30/06/22
Syiah 100% Sesat, Kerancuan Dr Ilham Qadir dalam Postingan Statusnya
Pertama, kalau Syiah 100% sesat, Syiah yang merawikan hadis dan dimasukkan oleh Imam Bukhari dalam sahihnya, sesat dong? saat Syiah naik haji, sesat dong? saat Syiah menjadi tuan rumah MTQ Internasional dan qari-qarinya berprestasi diajang-ajang MTQ internasional, sesat dong? saat bocah Syiah yang masih berumur 5 tahun sudah hafal Quran dan paham dengan tafsirnya sampai dijadikan mukjizat abad 21, sesat dong? Saat Syiah membantu perjuangan Palestina, sesat dong? saat Syiah bekerjasama dan menjalin ukhuwah dengan kelompok-kelompok Islam yang lain, sesat dong?
29/06/22
Benarkah, Ajaran Syiah tidak berdasarkan Al-Quran?
Ajaran Syiah adalah mazhab dalam Islam yang mengikuti Ahlulbait as sepeninggal Rasulullah saw. Syiah percaya bahwa mengikuti Ahlulbait adalah perintah Allah dan Rasulnya. Kami tunjukkan tiga ayat dari ayat-ayat Alquran yang dijadikan landasan keyakinan Syiah.
28/06/22
Tercelanya Tergesa-gesa
Anakku yang baik, janganlah engkau tergesa-gesa dan terburu-buru dalam suatu urusan. Hendaklah engkau memikirkan segala perbuatan dan ucapan-ucapanmu terlebih dahulu.


