22/07/25

Kematian Usman [by Muhammad Babul Ulum]

 

image

Dalam diskusi buku berjudul 40 Masalah Syiah yang diadakan Balitbang Kemenag, 17 Desember 2012, Fahmi Salim (FS) menuduh telah memutarbalikkan fakta sejarah terkait dengan terbunuhnya Utsman bin Affan.

Sembari menolak keterlibatan Aisyah, Thalhah, Zubair dan sahabat-sahabat yang lain, Fahmi menduga tuduhan Kang Jalal tersebut disandarkan pada kitab al-Muraja'at karangan Syafruddin al-Musawi yang menurutnya kitab fiktif yang penuh dengan tuduhan jahat.

21/05/24

Mushaf Ali bin Abi Thalib [by Munim Sirry]

Ketika melihat beberapa komentar yang menanyakan tentang keberadaan mushaf ‘Ali bin Abi Thalib dan apakah Syiah mempunyai al-Quran berbeda, saya menulis status hendak menulis overview tentang mushaf imam ‘Ali. Namun, sebelum saya betul2 menulis overview itu, sudah ada yang menuduh saya akan menyebarkan keraguan terhadap mushafnya kaum Muslimin. Komentar itu saya hapus dari wall Fb karena orang seperti ini tidak bertujuan berdiskusi. Ya hanya suka nuduh! 

10/02/24

Nabi dan Imam Mempraktikan Nikah Mutah

Seseorang mengirimkan e-mail dan bertanya: apakah Nabi dan Imam Ahlulbait mempraktikan nikah mutah? Benarkah tidak ada dalil yang kuat tentang nikah mutah, khususnya dari para Imam Ahlulbait?

08/02/24

Kesamaan Nama-nama Putra Ali bin Abi Thalib as

  “Nahnu abnaa’u al-dalil, ayna ma maala, namil.” Kalimat itu akrab bagi para pengikut mazhab Ahlulbait as. Kami ini putra-putra bukti, kemana pun ia pergi kami ikuti. Ia dinisbatkan pada Imam ke-6, Imam Jafar Shadiq as. Riwayat itu menegaskan agar kita tidak mengikuti sesuatu tanpa penelusuran, tanpa penelaahan, dan tanpa keyakinan. 

Tampaknya sejak awal pengelompokkan kaum Muslim dalam dua bagian pasca kekhalifahan Amiril Mukminin Ali bin Abi Thalib as, ada satu kelompok yang kerap dihujani berbagai fitnah dan tuduhan. Mereka dibesarkan dalam keharusan menyediakan bukti. Mereka tumbuh dengan kesiapan berargumentasi. Apa pasal? Mereka sasaran tudingan, mereka dihantam isu dan dipaksa menjelaskan. 

06/02/24

Almarhum KH Jalaluddin Rakhmat [by Muhammad Bhagas]

Sampai detik ini saya belum temukan seorang pemikir, tokoh atau cendikiawan Indonesia selain almarhum KH. Jalaluddin Rakhmat yang selain sangat produktif berkarya, juga sanggup—yang sebagiannya bahkan piawai—membahas berbagai disiplin ilmu dan topik berikut: tafsir al-Qur'an, kritik sanad, kritik matan, sirah nabawiyah, maqashid al-syari'ah, tasawuf, perbandingan mazhab, spiritualitas modern, spiritual quotient, historiografi, filsafat Barat, filsafat Islam, filsafat way of life, psikologi umum, psikologi agama, neurosains, neurotheology, hubungan sains dan agama, hubungan agama dan negara, fundamentalisme dan gerakannya, ateisme, komunikasi umum, komunikasi politik, komunikasi massa, pendidikan, fenomena sosial dan keberagamaan, pluralisme, pengantar ideologi, dan lain-lain. Dari ilmu-ilmu yang paling “agamis” hingga yang paling “sekuler”, semua dilahap olehnya.